Konser "The Eras Tour" Hadirkan Banyak Easter Egg

Bukan rahasia lagi jika Taylor Swift adalah ratunya easter egg. Sejak awal kariernya, sang superstar sering memberikan kode atau semacam clue kepada para fansnya, baik saat penampilan live, wawancara, video klip, dan bahkan di dalam setiap lirik lagu-lagunya.



"Saya senang berkomunikasi melalui easter egg," kata Swift dalam sebuah wawancara dengan Entertainment Weekly pada tahun 2019. "Menurut saya, pesan terbaik adalah pesan yang samar-samar. Kamu tahu, ketika kamu merencanakan sesuatu dari jauh-jauh hari sebelumnya, dan kamu hanya perlu menunjukkan sedikit petunjuk dari rencana-rencana itu. Itulah yang sebenarnya dilakukan oleh easter egg."

Jadi, bukan hal yang mengejutkan bagi para swifties jika konser “The Eras Tour” juga merupakan sebuah media bagi Taylor untuk memberikan clue-clue tersembunyi kepada para fansnya. Saat tur yang sangat dinanti-nantikan ini dimulai, para penggemar di dua pertunjukan pertama di Glendale, Arizona, dan juga di seluruh dunia, memberikan perhatian penuh pada setiap hal yang penyanyi ini lakukan di atas panggung. Mulai dari kostum, koreografi, hingga lagu-lagu yang ia masukkan (atau tidak) ke dalam setlist pun juga menjadi sorotan dan meimbulkan banyak spekulasi liar di kalangan para penggemar. Kami menemukan beberapa easter egg yang tersirat pada konser The Eras Tour kemarin, berikut diantara nya.


1. T-Shirt yang dipakai saat membawakan lagu "Red"




Saat setlist Taylor Swift sampai pada album Red, ia mengenakan kaos yang mirip dengan yang pernah ia kenakan dalam video musik lagu "22" di tahun 2012. Kaos tersebut bertuliskan “Not a lot going on at the moment” yang juga berarti "Tidak banyak yang terjadi saat ini". Hal ini kemudian dijadikan asumsi bagi para Swifties di seluruh dunia bahwa ratu mereka memang sedang mempersiapkan kejutan besar.

Namun, pada malam pembukaan tur (17 Maret), kaos Tay menulis ulang frasa yang berbunyi "Banyak yang sedang terjadi saat ini" dengan huruf tebal, dengan kata "Banyak" yang menonjol dalam warna merah terang. Malam berikutnya, kaos tersebut berganti menjadi lirik yang berasal dari lagu "22" : "Siapa sih Taylor Swift itu? Ew." Kali ini, kata "Ew." Dicetak dengan warna merah.

Hanya waktu yang dapat menjawab apakah Swift akan terus mengubah frasa di kaosnya dari satu pertunjukan ke pertunjukan lainnya. Namun, salah satu penggemarnya di TikTok berpikir bahwa kata-kata merah tersebut pada akhirnya akan menjadi sebuah anagram yang berbunyi "Speak Now (Taylor's Version)." Apapun itu, sang superstar jelas sedang mengirimkan suatu pesan.


2.   Kotak kaca penari latar yang tidak terbuka




Cuplikan video Swift yang membawakan lagu andalan dari album Reputation, "Look What You Made Me Do", mengundang banyak rasa penasaran di kalangan para penggemar. Terlebih saat beberapa penyanyi latar yang tampaknya mewakili berbagai era albumnya muncul di atas panggung dan terperangkap di dalam kotak-kotak plastik raksasa.

Mengingat maraknya spekulasi penggemar bahwa album Speak Now bisa jadi merupakan rekaman ulang berikutnya yang akan dirilis oleh sang bintang, pandangan mereka pun langsung tertuju kepada penari latar yang mengenakan gaun halter ungu. Gaun ini sangat mirip dengan gaun yang dipakai Taylor saat tampil dalam konser “Speak Now World Tour” di sepanjang tahun 2011 hingga 2012.

Saat itu, Taylor Swift yang sedang bernyanyi mendekati kotaknya, ia lalu memukul-mukul kaca mengikuti irama musik disaat penari latar di dalamnya mencoba keluar dari kotak tersebut. Sekilas momen tersebut terlihat seperti bagian dari koreografi, namun banyak penggemar Taylor Swift yang menduga bahwa hal tersebut dapat merepresentasikan perilisan Speak Now (Taylor's Version) yang tertunda, yang sempat terjerat kasus hukum terkait merek dagang dan hak cipta.


3. Manicure yang jadi kode untuk setlist-nya



Sebelum konser dimulai, Taylor Swift mengunggah beberapa foto persiapan gladinya di atas panggung. Di akhir slide, Ia juga mengupload foto hasil manicure warna-warni yang ternyata mewakili tiap album yang akan dibawakan di The Eras Tour. Emas untuk Fearless (Taylor’s Version), hitam untuk Reputation, pink untuk Lover, warna teal mengkilap untuk album 1989, dan seterusnya. 


4. Hanya satu lagu dari album Speak Now yang dibawakan



Dari semua lagu favorit penggemar yang ia bawakan di Arizona's State Farm Arena pada dua pertunjukan pertamanya, Taylor hanya menyertakan satu lagu dari album Speak Now yang dirilis pada tahun 2010, yaitu "Enchanted."

Tidak adanya lagu-lagu hits seperti "Mine", "Back to December", "Dear John", "Mean" dan "The Story of Us" terasa seperti sebuah kejanggalan, namun seperti semua yang dilakukan Taylor, pilihan itu mungkin memang disengaja. Banyak penggemar berteori bahwa penyanyi ini sengaja hanya membawakan satu lagu saja dari album Speak Now karena ia mungkin akan segera merilis album Speak Now (Taylor's Version) di tahun selanjutnya.








Jenis berita : Features






Comments